Tuesday, April 16, 2013

Hikayat Kasih..

andai dulu...kasih yang tak pernah terucap di bibir...hanya bergema di ruang jiwa...biasannya sama...namun dari sisi berbeza...tatkala diri ingin menghantar hantaran cinta...seakan terasa penolakannya bengundang duka...lalu jiwa ini dimamah sengsara...namun hati enggan melancarkannya...bibir fasih berbahasa...lidah tegar berbicara...namun raut rahsia hati tak siapa bisa mengungkapkan...terasa sepinya sang kasih...tanpa kelibat keindahan seperti dicanang impian...membeku tanpa kata...cuma nista bersisa...terasa peritnya rasa...hati enggan berbicara...kerana saat menilai kasih terlalu mentah mengundang usia...

lalu diri memasakkan rasa...alunan cinta hanya mampu lalu di halwa telinga...enggan singgah di hati...kerana terfikir jiwa ini sudah mati...hidup ini wajar diterusi...kerana menunggu buah yang enggan gugur adalah sesuatu yang mustahil dikenangi...enggan memiliki...dan dimiliki...walaupun bahagia mampu dikecapi...tapi siapa yang layak memiliki teman daerah tertinggi? yang wajar dimiliki oleh sang bidadari...bukan hamba sahaya yang hanya mampu memasang impian cinta...

dan...cinta itu kembali...dan sekali ini...biasannya istimewa...sehingga terpukau dek kemilau cahaya...dan jiwa enggan berdusta...tak mampu lagi menafikan rasa...dia istimewa...punya aura...tanpa kelibat seadanya...namun jiwa teruji rasa...andai cintanya hanya biasan kaca...adakah jiwa mampu menerima takdirnya...dia igauan dambaan pencinta...lafaz katanya menyegarkan jiwa...hembusan kasihnya membiaskan cinta...menusuk hati...menyinarkan kembali jiwa yang hampir rapuh...menuntun kembali cinta ke landasannya...menyulam doa penuh syahdu...untuknya...kerana dia yang penawar azimat tersemi...

hikayat cinta ini sungguh warna warni...terasa corakannya mampu menukilkan sebuah cinta...cinta yang sempurna...dari Yang Maha Esa...kepada setiap ciptaanNYA...

~RiNdASAhARa~

No comments:

Post a Comment

There was an error in this gadget
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
There was an error in this gadget