Ia terbina dari empat penjuru...
Penjuru rindu, kasih, sayang dan percaya...
Di dalamnya tersemai rasa...
Disirami dan dibajai sebaiknya dengan doa...
Lalu tumbuh pepohon cinta...
Menyatukan dua rasa...
Aku dan dia...
Hiasannya bunga-bunga cinta...
Terhasil dari bait puitis penuh rasa...
Terkadang...
Mentari menyinar penuh ceria...
Namun...
Mendung berarak tidak terduga...
Mengundang hujan airmata...
Dengan pasrah kasih dan sayang...
Jiwa yang digigit kecewa & hampa...
Dibalut kemas tanpa ada sisa...
Milikannya sederhana...namun sempurna...
Enggan menyerah setelah terduga...
Erat gengaman kasih tiada tara...
Gigih mendaki...
Tanpa henti...
Sayang...
Kotak cinta ini milik kita...
Kerana kau dan aku berdimensi berbeza...
Namun kotak cinta ini menemukan kita bersama rasa...
-rindasahara-
Monday, November 22, 2010
Monday, November 1, 2010
tebaran cinta
Jiwa ditebak rasa...
Hati mula sengsara...
Tatkala diam itu tanpa segenap suara...
Insan...
Manakah pincangnya....
Doamu diperkenankan...
Permintaanmu dikabulkan...
Apakah lagi mahumu ini...
Tatkala syukurmu melata...
Kau masih betah meminta...
Hingga langkauannya batasan zat sang hamba...
Insan...
Benar bicaramu....
Tuhan itu sukakan rintihanmu...
Tuhan itu sukakan pintamu...
Namun...saat kau punya segala...
Kenapa dirimu angkuh berkata...
'Selayaknya aku tidak berTuhan???"
Insan...andai dirimu gagah meminta...
Gagahilah jua untuk memberi balasannya...
suruhan Yang Kuasa kepada hambaNYA...
Perkenankanlah...
Tak perlu berpaling...
Tak perlu mendustai...
Ketuklah pintu nasuha itu...
Kerana tebaran cinta Tuhan...
Takkan ketemu tepiannya....
Hati mula sengsara...
Tatkala diam itu tanpa segenap suara...
Insan...
Manakah pincangnya....
Doamu diperkenankan...
Permintaanmu dikabulkan...
Apakah lagi mahumu ini...
Tatkala syukurmu melata...
Kau masih betah meminta...
Hingga langkauannya batasan zat sang hamba...
Insan...
Benar bicaramu....
Tuhan itu sukakan rintihanmu...
Tuhan itu sukakan pintamu...
Namun...saat kau punya segala...
Kenapa dirimu angkuh berkata...
'Selayaknya aku tidak berTuhan???"
Insan...andai dirimu gagah meminta...
Gagahilah jua untuk memberi balasannya...
suruhan Yang Kuasa kepada hambaNYA...
Perkenankanlah...
Tak perlu berpaling...
Tak perlu mendustai...
Ketuklah pintu nasuha itu...
Kerana tebaran cinta Tuhan...
Takkan ketemu tepiannya....
Thursday, October 28, 2010
Cinta Itu...
Cinta itu menggamit kembali pencarian sebuah nostalgia tragik yang tidak mampu dilupai semudah mainan ilusi....
Cinta itu membawa sebuah lara hati yang tak pernah terubati...
Cinta itu meragut sebuah kebahagiaan yang hampir dikecapi oleh sang mimpi...
Cinta itu memadan erti sebuah kerinduan yang dahulunya bagaikan hakiki milik hati...
Cinta itu menyentap seutas kasih suci perhiasan mata insani...
Cinta itu menolak keegoan sang ratu mengekspresi diri...
Dan...cinta itu...
Enggan dijemput hati yang senantiasa mendambakan kasih tanpa dusta duniawi...
Derita sang pencinta itu...enggan mentafsirkan alunan kasih suci...
Sehingga jiwa ini seakan mati...
Kau melontarkannya pergi...
Kau menjerutnya untuk tidak kembali...
Kau melemasi agar tiada kelihatan lagi...
Kerana bongkak rasa...
Kau bawa segalanya hilang dari jiwa...
Dan...usahlah menagih rasa...
Usah menyanyikan lagu asmara...
Wahai cintamu...pergilah dikau dari sana...
Kerana ku takkan berpaling dari cintanya...
Milik kekal selama-lama...
Cinta itu membawa sebuah lara hati yang tak pernah terubati...
Cinta itu meragut sebuah kebahagiaan yang hampir dikecapi oleh sang mimpi...
Cinta itu memadan erti sebuah kerinduan yang dahulunya bagaikan hakiki milik hati...
Cinta itu menyentap seutas kasih suci perhiasan mata insani...
Cinta itu menolak keegoan sang ratu mengekspresi diri...
Dan...cinta itu...
Enggan dijemput hati yang senantiasa mendambakan kasih tanpa dusta duniawi...
Derita sang pencinta itu...enggan mentafsirkan alunan kasih suci...
Sehingga jiwa ini seakan mati...
Kau melontarkannya pergi...
Kau menjerutnya untuk tidak kembali...
Kau melemasi agar tiada kelihatan lagi...
Kerana bongkak rasa...
Kau bawa segalanya hilang dari jiwa...
Dan...usahlah menagih rasa...
Usah menyanyikan lagu asmara...
Wahai cintamu...pergilah dikau dari sana...
Kerana ku takkan berpaling dari cintanya...
Milik kekal selama-lama...
Saturday, October 16, 2010
A DAY IN SANTUBONG
The best moment of my life when I am in trip to Mount Santubong early this year.The best part of it is when i can saw, feel and got a challenge to be in top of it.In here I will sharing a picture and experience of mine in Santubong....
Early morning, before lizard brush up thier teeth...around 6 I guess,we already waiting a bus in fully spirit.Around 6.30,yeah...we saw it!!a bus which will be a 'superhero' for us for today.Credited for our lovely bus driver...lalala..But,why 6.30?is it too early rite?Don't shocked because in here, 6.30 is sunrise already.We arrived in Santubong at 7.15 in the morning.Our campus and Santubong is not really far actually,just around 45 mins.After lodge a report that our trip will went up the Santubong, we prepared in our warming up and here...start to kick our ass..yeah!!!
~the picture have be taken before our challenge is begins
we start to went up the mount at 8~
<---We have been separated in 10 person each group. Thank GOD, our group have a safely journey and with commitment with all of members, we can doing well.And this three person is 'guardian angel',and thier job is escort our members if we get injured.See thier 'tagline',the first aid kit!!huwahaha...But unfortunately, one of our group members get injured but thank GOD, again,she is not seriously injured...
Opppsss!!!This is not on the top yet.We arrived in this checkpoint~8 out of 13 at 11.Many of us already tired, but still in spirit to kick off till the top. We take a rest for a moment in checkpoint 8.Time to snapshot a photo babe!!!But remember,we have 5 checkpoint more to be at the top!!!
<----The real challenge begin here!!!This ladder is our best friends rite now and in here,mental and physical strength are needed.And beware!!!the ladder is quite slippery.The highest ladder will be out of 10 metres...So, our hand and leg need to help each other...lalala...
Lastly...at 12 noon, we already at the top.Welcoming by a lot of butterfly,the view from the top is the best view in my life...feeling soooooooooooo good...
We perform a Solah and lunch at the top of Santubong.We can feel a cloud passed by and the moment is really in my mind...so coooool......
We start walked down at 2 and arrived in starting point of Santubang at 4...
For those whose like to go there, don't worry to get lost because have a pathway which can help you and what you need to do is, just follow the path and you'll be at the top...in the junction of Bukit Puteri you will see this signboard to help you more...
With 3000 feet, the best moment in my life is to be in here...wishing the best moment will be in the other time and the other mountain...this is the second mount i have been go and i wish to go to...Mount Kinabalu i guess...erm...okay...that all...see you!!!
Early morning, before lizard brush up thier teeth...around 6 I guess,we already waiting a bus in fully spirit.Around 6.30,yeah...we saw it!!a bus which will be a 'superhero' for us for today.Credited for our lovely bus driver...lalala..But,why 6.30?is it too early rite?Don't shocked because in here, 6.30 is sunrise already.We arrived in Santubong at 7.15 in the morning.Our campus and Santubong is not really far actually,just around 45 mins.After lodge a report that our trip will went up the Santubong, we prepared in our warming up and here...start to kick our ass..yeah!!!
~the picture have be taken before our challenge is begins
we start to went up the mount at 8~
<---We have been separated in 10 person each group. Thank GOD, our group have a safely journey and with commitment with all of members, we can doing well.And this three person is 'guardian angel',and thier job is escort our members if we get injured.See thier 'tagline',the first aid kit!!huwahaha...But unfortunately, one of our group members get injured but thank GOD, again,she is not seriously injured...
Opppsss!!!This is not on the top yet.We arrived in this checkpoint~8 out of 13 at 11.Many of us already tired, but still in spirit to kick off till the top. We take a rest for a moment in checkpoint 8.Time to snapshot a photo babe!!!But remember,we have 5 checkpoint more to be at the top!!!
<----The real challenge begin here!!!This ladder is our best friends rite now and in here,mental and physical strength are needed.And beware!!!the ladder is quite slippery.The highest ladder will be out of 10 metres...So, our hand and leg need to help each other...lalala...
Lastly...at 12 noon, we already at the top.Welcoming by a lot of butterfly,the view from the top is the best view in my life...feeling soooooooooooo good...
butterfly...can u see it??? |
We perform a Solah and lunch at the top of Santubong.We can feel a cloud passed by and the moment is really in my mind...so coooool......
We start walked down at 2 and arrived in starting point of Santubang at 4...
To Santubong Mountain |
to Bukit Puteri |
For those whose like to go there, don't worry to get lost because have a pathway which can help you and what you need to do is, just follow the path and you'll be at the top...in the junction of Bukit Puteri you will see this signboard to help you more...
Santubong mount in the morning...feeling so good... |
With 3000 feet, the best moment in my life is to be in here...wishing the best moment will be in the other time and the other mountain...this is the second mount i have been go and i wish to go to...Mount Kinabalu i guess...erm...okay...that all...see you!!!
Wednesday, September 29, 2010
rentetan kenangan...
kali ini ku ingin keluar sedikit dari kepompong sastera yang sering kuserikan di ruangan ku ini...apa yang ku ingin kongsikan ini hanyalah sekadar sebuah renungan untuk dijadikan panduan bersama...kisaran cerita ini bermula di zaman kecilku...malu juga ketika mengingati zaman kecilku...biasa...tiada biasan selebihnya...dengan kurniaan Tuhan, diberikan ku peluang untuk belajar dan terus belajar...bersambung di peringkat persekolahan menengah, bakatku mula digilap...sehari ke sehari...dari seorang yang biasa, ku bertatih menjadi seorang pemimpin...syukur,biasan kepimpinan dari nenek moyangku terdahulu terpantul kepadaku...dalam mengejar cita...ku hampir rebah di sisi cinta...dan fitrah Tuhan itu benar...tidak selamanya ku berada di awangan...tiba masa ku kembali ke lapangan sama...enggan selesa dengan lapangan sedia ada...ku bidik sasaran ke mercu jaya...pada hemat mereka...ku cuma biasa..ya...cuma insan yang terlalu biasa...lantaran itu ku hanya dipandang sebelah mata...biasalah...wanita tanpa rupa tiada kemana,bukan...lalu ku pasakkan hati...kerana kekurangan itu juga menjadi pembakar semangat untukku terus mengejar cita yang hampir lebur kerana sisipan cinta...dan kini...ku tidak mengetahui dimana akhiran episod kehidupan ini...yang lalu menjadi sejarah...kini menjadi pemangkin masa depan...kepada sekalian junior dan adik-adik ku semua...anda bertuah kerana anda masih mampu mengubah segalanya...sedang kakak mu ini...semua itu hanya menjadi rentetan kenangan...:)
Wednesday, September 22, 2010
Coretan Untuk Sahabat…
Mengenang memori indah yang berlalu memang terlalu indah...kita bersama menongkah onak duri demi cita-cita dan cinta...teman...ku ingin ulangi saat indah itu...dikala aku kecelaruan...kau datang menjadi lilin...membakar diri demi aku, sahabatmu yang sering terleka dek kerana indahnya kaca...tika kita bersama, meratapi sebuah kegagalan...namun apalah daya kita, hanya insan yang tidak ampuh diuji Pencipta...kau baluti setiap sendu...kau rawati setiap rasa...teman...disaat kita bersama menempuh duri...kau masih gagah melontar senyuman, walaupun dirimu tercalar luka...ingin ku ambil setiap semangatmu...yang tidak pernah layu walaupun lukamu seribu...teman...kau memberiku harapan...kau memberiku sinar gemilang...kau bersamaku tika aku diuji Tuhan... Menangis dan bersedih kerna cintaNya...teman...coretanku sekadar kiasan cinta...tika kita semua sudah dilontar sejauh 7 benua...ke timur...barat...selatan...dan utara...aku tidak pernah lagi merasai hangat tanganmu menyentuh pipi, menyapu lembut deraian airmata dikala ia terlalu mudah gugur di pipi ini...aku tidak lagi mendengar setiap ungkapan semangat dari bibir ikhlas memberi janji...aku benar-benar rindukan semua itu...dikala ini airmataku terlalu murah nilaianya...namun aku menyapunya, sendirian, tanpa jemari lembutmu menyapu yang menyatu bersama airmatamu...bersama kesedihan dan kerinduan merasuk sanubari...teman...aku benar-benar merindui kalian...dulu...kini..dan selama-lamanya...
Coretan kulabuhkan...dengan sendu membelai kerinduan...
Coretan kulabuhkan...dengan sendu membelai kerinduan...
Saturday, August 28, 2010
utusan cinta...
Utusan cinta....
Kunjungannya tidak dipelawa...
Hadirnya juga tidak pernah dipinta...
Lalu terus menghampiri hati...
Meminta jiwa untuk dikasihi...
Merayu untuk mengisi relung hati...
Merayu untuk menumpang kasih nurani...
Tebarannya mewangi...
Berkata pada rasa...
Lompang kosong itu perlu diisi...
Hati ini terlalu rapuh...
Walau luarannya kelihatan ampuh...
Enggan dikecewa seperti dirasa...
enggan mengecap sengsara jiwa...
namun akurnya menghurai derita...
Dan cinta mula berbicara...
Membenihkan rasa...
Terkadang ukurannya terlalu indah...
Namun adakalanya kepahitan menerjah...
Tuhan...ku cuma insan...
Sukarnya menidakkan kata...
Sukar jua mengungkap bicara...
Apakah ini sekadar sandiwara...
Atau hiasan dunia tanpa jasadnya...
Tuhan...kurnia MU sempurna...
Tanpa cela segala...seadanya terdamba...
Tercipta cinta tanpa paksa...
Sayang...
Kasihmu sang bara...
Menghangatkan rasa...
Namun derita memijaknya...
Sengsara menelannya...
Andai tabah mengengami...
Pasti akan menjadi arang...
Sayang...
Pintaku...raikan cinta ini...
Dengan keramat kasih sayangmu...
Andai kau jua tahu...
Utusan cinta milik Ilahi...
Bajai...siramilah...
Dengan hembusan kasturi...
Tanpa cela...tanpa noda...
Tanpa cengkaman nafsu melata...
Kerana kasih ini...
Utusan cinta dari Maha Mengasihi...
Kunjungannya tidak dipelawa...
Hadirnya juga tidak pernah dipinta...
Lalu terus menghampiri hati...
Meminta jiwa untuk dikasihi...
Merayu untuk mengisi relung hati...
Merayu untuk menumpang kasih nurani...
Tebarannya mewangi...
Berkata pada rasa...
Lompang kosong itu perlu diisi...
Hati ini terlalu rapuh...
Walau luarannya kelihatan ampuh...
Enggan dikecewa seperti dirasa...
enggan mengecap sengsara jiwa...
namun akurnya menghurai derita...
Dan cinta mula berbicara...
Membenihkan rasa...
Terkadang ukurannya terlalu indah...
Namun adakalanya kepahitan menerjah...
Tuhan...ku cuma insan...
Sukarnya menidakkan kata...
Sukar jua mengungkap bicara...
Apakah ini sekadar sandiwara...
Atau hiasan dunia tanpa jasadnya...
Tuhan...kurnia MU sempurna...
Tanpa cela segala...seadanya terdamba...
Tercipta cinta tanpa paksa...
Sayang...
Kasihmu sang bara...
Menghangatkan rasa...
Namun derita memijaknya...
Sengsara menelannya...
Andai tabah mengengami...
Pasti akan menjadi arang...
Sayang...
Pintaku...raikan cinta ini...
Dengan keramat kasih sayangmu...
Andai kau jua tahu...
Utusan cinta milik Ilahi...
Bajai...siramilah...
Dengan hembusan kasturi...
Tanpa cela...tanpa noda...
Tanpa cengkaman nafsu melata...
Kerana kasih ini...
Utusan cinta dari Maha Mengasihi...
Subscribe to:
Posts (Atom)